Tim Pengabdian UNIMA Edukasi Kesehatan Mental bagi Remaja di Klabat

MINAHASA UTARA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Manado (UNIMA) melaksanakan edukasi kesehatan mental bagi pemuda dan remaja GPdI Elshadai Klabat, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gereja GPdI Elshadai Klabat tersebut diikuti oleh 50 peserta dan dimulai pada pukul 18.00 WITA.

Kegiatan dipimpin oleh Jilly Toar, S.Kep., M.Kes., CIIQA, dengan fokus pada peningkatan pemahaman remaja mengenai kesehatan mental, penguatan keterampilan komunikasi, serta pengenalan berbagai persoalan psikososial yang dapat dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi kesehatan mental bagi remaja menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan mereka untuk mengenali kondisi diri, berkomunikasi secara sehat, serta menghadapi berbagai tekanan dan persoalan sosial maupun emosional. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berlatih menerapkan keterampilan yang berkaitan dengan komunikasi dan penguatan karakter.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pretest dan skrining kesehatan mental untuk memperoleh gambaran awal mengenai pengetahuan serta kondisi peserta. Selanjutnya, tim menyampaikan materi mengenai dukungan psikososial, komunikasi yang baik, penguatan karakter, serta cara mengelola kesehatan mental.

Penyampaian materi dilakukan secara edukatif dan interaktif. Peserta juga dilibatkan dalam latihan komunikasi untuk membantu mereka memahami bagaimana membangun komunikasi yang baik dalam berinteraksi dengan teman, keluarga, maupun lingkungan sosial. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta lebih terbuka dalam mengenali persoalan yang dihadapi dan memahami pentingnya mencari dukungan ketika mengalami kesulitan.

Setelah seluruh materi dan latihan selesai, peserta kembali mengikuti posttest sebagai bagian dari evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta. Nilai rata-rata pretest sebesar 70,15 meningkat menjadi 89,54 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 19,39 poin.

Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti rangkaian edukasi. Hasil evaluasi ini sekaligus menjadi salah satu indikator bahwa materi yang diberikan dapat dipahami oleh peserta selama kegiatan berlangsung.

Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal praktis kepada para remaja dalam menghadapi berbagai situasi yang berkaitan dengan komunikasi, hubungan sosial, penguatan karakter, dan kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNIMA berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga, pertemanan, maupun komunitas. Dukungan dari lingkungan sekitar dinilai penting agar remaja memiliki ruang yang aman untuk berkomunikasi dan memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan psikososial.

Sebagai tindak lanjut, laporan kegiatan merekomendasikan adanya pelatihan lanjutan serta penguatan kerja sama dengan puskesmas dan orang tua. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan bagi kesehatan mental remaja sekaligus membangun lingkungan yang lebih responsif terhadap kebutuhan psikososial generasi muda.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UNIMA terus mendorong pelaksanaan kegiatan akademik yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan, dan penguatan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda.

 

Editor / Penulis: Tim Publikasi FIKKM UNIMA
Foto: Dokumentasi / Istimewa

Tim Pengabdian UNIMA Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Remaja di Klabat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas